' ISLAM ITU INDAH

Breaking News

Selasa, 10 Oktober 2017

Sifat Mustahil

Sifat Mustahil Seorang Nabi dan Rasul

Selain sifat wajib Nabi dan Rasul juga memiliki sifat mustahil yang menjadi kebalikan dari sifat wajib dan yang mana tidak mungkin dimiliki oleh Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah. Sifat mustahil Nabi dan Rasul ada empat (4). Adapun sifat mustahil tersebut adalah :

1. Kidzib (berdusta)

Sifat kidzib memiliki arti berdusta atau berbohong dan sifat ini merupakan sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh para Nabi dan Rasul Allah sebab mereka adalah utusan yang telah dipilih dan terjaga dari hal tersebut oleh Allah.

2. Khianat (tidak dapat dipercaya)

Sifat khianat ini memiliki arti tidak dapat dipercaya atau bisa disebut ingkar. Seorang Nabi dan Rasul adalah orang-orang yang dipilih untuk menyampaikan wahyu dan menyebarkan agama Allah kepada semua umat. Oleh karena itu tentu sangat tidak dimungkinkan bila mereka memiliki sifat ini.

3. Kitman (menyembunyikan atau tidak menyampaikan)

Sifat kitman memiliki arti tidak menyampaikan ataupun menyembunyikan. Sebelumnya sudah kami ulas secara berulang diatas bahwa seorang Nabi dan Rasul Allah adalah orang-orang pilihan untuk menyebar atau menyampaikan wahyu dari Allah kepada umat. Sehingga sangat tidak mungkin bagi mereka memiliki sifat ini.

4. Baladah (bodoh)

Sifat baladah memiliki arti bodoh atau tidak pintar. Nabi dan Rasul Allah adalah orang-orang yang pintar dan dipilih oleh Allah untuk menebarkan agama-Nya dan melakukan kebaikan agar bisa dijadikan sebagai suri tauladan atau contoh bagi umat. Sehingga tidak mungkin mereka memiliki sifat baladah.

Perlawanan Sifat Wajib adalah Mustahil

Seorang Nabi dan Rasul memiliki sifat wajib dan sifat mustahil sebagaimana diatas. Bila dirangkum maka sifat-sifat tersebut perlawanannya sebagai berikut :

Siddiq berlawanan dengan Kidzib
Amanah berlawanan dengan Khianat
Tabligh berlawanan dengan Kitman
Fathonah berlawanan dengan Baladah

Sifat Wajib

Sifat Wajib Seorang Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul Allah memiliki empat (4) sifat wajib yang mana hal itu sudah menjadi kehendak dari Allah agar mereka (para Nabi dan Rasul) bisa menjadi contoh atau suritauladan yang baik bagi kita yang selaku generasi setelah mereka. Sifat wajib tersebut antara lain adalah :

1. Siddiq (jujur atau benar)

Sifat ini dimiliki oleh setiap Nabi dan Rasul Allah yang artinya jujur atau benar sebab setiap Nabi dan Rasul Allah selalu dilindungi dan dijaga semua kelakuan, perkataan dan semuanya agar selalu dalam kebenaran, kebaikan dan kejujuran.

Mereka merupakan orang-orang yang telah dipilih oleh Allah sehingga mereka tidak pernah bohong dalam menyampaikan semua hal (termasuk wahyu) yang disampaikan untuk umatnya.

2. Amanah (dapat dipercaya)

Semua Nabi dan Rasul Allah adalah orang-orang yang patut untuk dicontoh dan dijadikan sebagai suri tauladan dalam menjalani kehidupan sebab mereka merupakan orang-orang yang bisa dipercaya dalam menjalankan semua perintah Allah dan tidak pernah ingkar ataupun berdusta.

3. Tabligh (menyampaikan)

Nabi dan Rasul merupakan orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk menyampaikan semua pesan atau wahyu untuk umat dari -Nya dalam keadaan sebenar-benarnya sehingga manusia atau semua umat bisa menerima yang disampaikan dan kemudian menjalankannya.

4. Fathonah (cerdas atau pintar)

Dalam menjadikan semua umat lebih baik dan selalu berada dijalan yang benar, Allah menganugerahkan kecerdasan dan kepandaian kepada Nabi dan Rasul sehingga mereka bisa memiliki banyak cara untuk memerangi, menebar agama Allah dan mengajak semua umat ke dalam jalan yang benar serta diridhoi Allah SWT.

Nama-Nama Malaikat

1. Malaikat Jibril

Malaikat Jibril bertugaas menyampaikan wahyu. Jadi, para Nabi dan Rasul menerima wahyu berdasarkan perantara malaikat Jibril. Ketika Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu AL Quran dengan yang pertama kali adalah surah AL Alaq maka perantaranya juga Malaikat Jibril. Jibril menyampaikan wahyu dari Allah kepada para Nabi dan Rasul ke dunia.

2. Malaikat Mikail

Malaikat Mikail memiliki tugas membagikan rezeki dari Allah kepada seluruh umat yang ada di dunia. Rezeki tidak hanya berupa uang ataupun materi, rezeki juga dapat berupa nikmat sehat, diberikan keluarga yang sholeh dan sholehah, memiliki kedamaian hati, dan masih banyak bentuk rezeki lainnya yang harus selalu kita syukuri.

3. Malaikat Israfil

Malaikat Israfil adalah malaikat yang bertugas meniup terompet sangkakala yang kelak ditiupnya ketika datang hari kiamat. Hari kiamat adalah hari dimana isi seluruh dunia hancur dan lenyap. Hari kiamat merupakan masuk dalam rukun iman yang ke-enam dan wajib untuk kita imani.

4. Malaikat Izrail

Jika Malaikat Israfil bertugas untuk meniup terompet sangkakala pada kelak hari kiamat. Sedangkan Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa pada hari kematian seseorang yang termasuk dalam hari kiamat kecil. Kita harus mempercayai bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Maka kita harus senantiasa membekali diri karena kematian datangnya kita tidak tahu pasti kapan dan di mana, hanya Allah yang tahu.

5. Malaikat Munkar

Malaikat Munkar bertugas ketika kita ada di alam kubur, yaitu bertugas untuk menanyakan amalan kita selama hidup di dunia.

6. Malaikat Nakir

Malaikat Nakir memiliki tugas yang sama dengan Malaikat Munkar yaitu menanyakan amal perbuatan kita ketika di dunia.

7. Malaikat Raqib

Malaikat Raqib merupakan malaikat yang mencatat amal kebaikan kita di dunia. Malaikat Raqib selalu ada disamping kanan kita untuk mencatat setiap amal yang kita lakukan setiap harinya.

8. Malaikat Atid

Jika malaikat Raqib bertugas untuk mencatat amalan baik, maka Malaikat Atid lah yang akan mencatat amalan buruk kita. Malaiakat Atid berada tepat dibelah kita, yang dengan setia mendampingi kita dan mencatat amalan-amalan buruk kita.

9. Malaikat Malik

Malaikat Malik memiliki tugas yang menakutkan untuk kita, yaitu menjaga pintu neraka.

10. Malaikat Ridwan

Ada neraka sudah pasti ada Surga . Nah tugas Malaikat Ridwan lah yang menjaga pintu Surga, yaitu tempat terbaik yang selalu menjadi impian kita.

Nama-Nama Nabi


Dalam agama islam terdapat 25 nabi yang wajib diketahui dengan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi yang terakhir untuk seluruh umat spanjang masa, yaitu :

1. Adam AS.
2. Idris AS.
3. Nuh AS.
4. Hud AS.
5. Soleh AS.
6. Ibrahim AS.
7. Luth AS.
8. Ismail AS.
9. Ishak AS.
10. Yakub AS.
11. Yusuf AS.
12. Ayub AS.
13. Sueb AS.
14. Musa AS.
15. Harun AS.
16. Zulkifli AS.
17. Daud AS.
18. Sulaiman AS.
19. Ilyas AS.
20. Ilyasa AS.
21. Yunus AS.
22. Zakaria AS.
23. Yahya AS.
24. Isa AS.
25. Muhammad SAW.


Nabi yang mendapat julukan Ulul Azmi atau nabi/rasul yang memiliki ketabahan yang luar biasa dalam menjalankan kenabiannya :
1. Nuh AS.
2. Ibrahim AS.
3. Musa AS.
4. Isa AS.
5. Muhammad SAW.

Qitab Al-Quran

4. Kitab Al Qur'an

Al Qur'an ini diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Al Qur'a tidak diturunkan sekaligus, akan tetapi secara berangsur-angsur.

Waktu turun Al Qur'an kurang lebih 23 tahun atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6.236 ayat, 74.437 kalimat dan 325.345 huruf.

Wahyu pertama adalah surat Al Alaq ayat 1-5 yang diturunkan pada malam 17 Ramadan tahun 610 Masehi di Gua Hira, saat Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat. Dengan diterimanya wahyu yang pertama ini, Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul, yakni manusia pilihan Allah SWT yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umatnya. Dan mulai pada saat itu, Rasulullah SAW diberikan tugas oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalahNya kepada seluruh umat manusia.

Al Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW ini menghapus sebagian syariat yang ada pada kitab terdahulu dan melengkapinya dengan tuntunan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Dan Al Qur'an menjadi kitab suci terlengkap dan berlaku bagi semua umat manusia hingga akhir zaman.

Qitab Injil

3. Kitab Injil

Kitab Injil diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Isa as. Kitab Injil yang asli memuat keterangan benar dan nyata, yakni perintah Allah SWT agar manusia mengesakanNya dan tidak untuk menyekutukanNya.

Adapula penjelasan bahwa di dalam Kitab Injil ini memuat keterangan bahwa akan ada di akhir zaman, lahir Nabi terakhir dan penutup para nabi dan rasul yakni Ahmad atau Muhammad SAW.

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa as sebagai petunjuk dan cahaya peerang bagi manusia. Kitab Injil sebagaimana dijelaskan pada Al Qur'an bahwa Isa as untuk mengajarkan tauhid kepada umatnya ataupun para pengikutnya.

Qitab Zabur

2. Kitab Zabur

Kitab Zabur berasal dari zabara-yazburu-zabr yang memiliki arti menulis. Dalam makna yang asli, adalah kitab yang tertulis. Dalam bahasa Arab biasa dikenal dengan sebutan mazmur, dan dalam Bahasa Ibrani disebut dengan mizmar, yakni nyanyian rohani yang dianggap suci.

Sebagian ulama menyebutnya mazmur yakni salah satu Kitab suci yang diturunkan sebelum Al Quran (selain Taurat dan Injil). Zabur ini merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada kaum Bani Israil melalui utusannya yakni Nabi Daud as.
Kitab Zabur berisikan kumpulan ayat yang dianggap suci. Ada 150 surat dalam Kitab Zabur yang tidak mengandung hukum namun hanya berisi nasihat, hikmah, pujian dan sanjingan kepada Allah SWT.

Nyanyian rohani dalam garis besar yang disenandungkan oleh Nabi Daud as dalam Kitab Zabur terdiri atas 5 macam :
  1. Nyanyian untuk memuji Tuhan
  2. Nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur
  3. Ratapan-ratapan jamaah
  4. Ratapan dan doa individu
  5. Nyanyian untuk raja

@AdithiyaAryanto